Respons Pengelola GL Zoo Terkait Viral Parkir Mahal

  Minggu, 16 Mei 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi parkir. (Thinkstockphotos)

KOTA YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM — Viral di media sosial curhatan seorang pengunjung Kebun Binatang Gembira Loka atau GL Zoo terkait tarif parkir yang mahal. 

Menanggapi hal tersebut, pihak GL Zoo mengaku terbuka dengan kritik dan akan melakukan komunikasi kepada Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.

Kabag Humas dan Publikasi GL Zoo, Fahmi Ramadhan menyampaikan bahwa fenomena tarif parkir mahal sendiri bukan yang pertama kalinya terjadi. Hal serupa sudah pernah terjadi sebelumnya, dan diperkirakan akan terus terjadi. Pihaknya, meminta maaf kepada pengunjung yang terganggu atas ketidaknyamanannya.

Selanjutnya, Fahmi juga menyebutkan jika pelanggan yang curhatannya diunggah akun Instagram @jogjainfo tersebut sudah disampaikan secara langsung kepada pihaknya. Ia menyampaikan jika GL Zoo senang jika ada pengunjung yang memberikan saran dan kritik atau informasi serupa.

"Karena Gembira Loka Zoo tidak bisa langsung menyelesaikan masalah dengan parkir di luar, karena itu kewenangannya berbeda," ujar Fahmi, Minggu (16/5/2021).

Fahmi menjelaskan, terkair parkir di luar area GL Zoo merupakan kewenangan dari Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta. Namun, dengan adanya kritik dan saran dari pengunjung bisa dijadikan dasar untuk disampaikan ke Dinas Perhubungan. Pihaknya akan bantu menyampaikan keluhan dari pengunjung ke pihak berwenang.

GL Zoo sendiri menjadi pihak yang menerima dampak secara langsung dengan adanya keluhan dari pengunjung tersebut. Sebab, pengunjung datang untuk berwisata ke Gembira Loka. Pada H+1 Lebaran sendiri, Fahmi mengakui adanya peningkatan pengunjung. Dalam satu hari ada lebih dari seribu orang berkunjung ke sana.

Meski demikian, kondisi parkiran di dalam GL Zoo sendiri nampak masih luang. Fahmi mengatakan pihaknya menyediakan dua alternatif parkir, yakni di Jalan Kebun Raya dan Jalan Veteran. Kapasitas pengunjung sendiri biasanya bisa menampung 5.000 sampai 7.500 pengunjung. Namun selama pandemi hanya dibatasi 2.500 orang saja.

"Sebenarnya kalau penuh di timur, kita arahkan di barat," imbuhnya dalam berita Suara.com—jaringan Ayoyogya.com.

Jika sebelumnya GL Zoo hanya buka di pintu barat, sejak hari pertama setelah Lebaran, GL Zoo mempertimbangkan untuk membuka layanan di kedua gerbang masuk. Selanjutnya, terkait kondisi parkir sendiri biasanya jika kedua kantong sudah penuh, pengunjung akan diminta untuk menunggu, atau berkunjung ke destinasi lainnya terlebih dahulu.

Pihak GL Zoo tidak merekomendasikan pengunjung untuk parkir di luar area kebun binatang. Namun, yang menjadi masalah adalah pengelola parkir di luar kebun binatang yang kerap meminta pengunjung parkir di tempatnya. Fahmi menegaskan, jika kondisi parkir penuh akan diberikan pemberitahuan resmi dan petugas akan menyarankan untuk menunggu.

Sejauh ini, pihak GL Zoo sudah berulangkali melakukan komunikasi dengan pengelola parkir di luar kebun binatang. Beberapa alternatif untuk menyelesaikan soal parkir juga sudah ditempuh, mulai dari menghubungi Dinas Perhubungan sampai dengan mengajak mediasi warga sekitar. Namun, belum ada solusi pasti dari langkah tersebut.

"Misalnya tarifnya disamakan, kita sewa lahan, itu juga tidak mau," terangnya.

Terkait peristiwa yang kembali terjadi ini, Fahmi mengaku akan melakukan mediasi ke pihak Dinas Perhubungan. Selanjutnya, dalam menerima kritik dan saran GL Zoo akan menanggapi sesuai dengan kapasitasnya. Ia berharap, pengelola parkir di luar GLZoo bisa mengikuti aturan tarif parkir dari Dishub Kota Yogyakarta.

Terakhir, Fahmi juga menghimbau kepada pengunjung yang hendak datang ke Gembira Loka Zoo untuk tidak perlu khawatir dengan tarif parkir yang tinggi selama memarkirkan kendaraannya di area dalam kebun binatang. Tarif parkir resmi untuk mobil dibandrol Rp 5.000 untuk sekali kunjungan dan Rp 2.000 untuk sepeda motor. 

Unggahan yang Viral

Sebelumnya, seorang wisatawan GL Zoo mengeluhkan kejadian yang dialaminya terkait parkir mobil.

Keluhannya itu diunggah akun Instagram @jogjainfo, Sabtu (15/5/2021). Dibagikan pula foto karcis parkir "Sri Rejeki", di mana tertulis tarif untuk sepeda motor Rp5.000 dan mobil Rp25.000.

Akun @jogjainfo menyertakan pula kronologi kejadian yang dialami @devannyrahma itu.

Diceritakan, setibanya di Gembira Loka Zoo, ia diberi tahu seorang pria di seberang jalan bahwa area parkir di dalam kebun binatang penuh, tetapi tampaknya tidak demikian.

"Padahal kenyataan di dalam longgar dong, masih banyak space kosong," tulisnya.

Ia juga mengira parkir mobil di luar kebun binatang tadi hanya sekitar Rp10 ribu karena tidak diberi karcis.

Kenyataannya, karcis diberikan saat pemilik hendak mengambil mobilnya, dan ia tak menyangka dengan tarif parkir yang ternyata jauh di luar dugaan.

"Taunya karcis diberikan saat kita mau ambil mobil, terus abis liat nominalnya astaghfirullah banyak amat 25rb,"ungkap dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar