Driver Ojol di Kasus Satai Sianida Rindu Sang Anak Saat Lebaran

  Sabtu, 15 Mei 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Bandiman driver ojol yang anaknya tewas lantaran sate beracun [Istimewa]

BANTUL, AYOYOGYA.COM -- Kehilangan sang anak Naba Faiz Prasetya (10) menjadi pukulan bagi Bandiman (47) pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai driver ojek online.

Ia terpaksa harus menikmati hari raya Idulfitri 1442 H/2021 M tanpa sosok Naba, korban satai beracun, yang semasa hidupnya selalu meminta dibelikan bakso ketika Lebaran.

Didatangi di rumahnya wilayah Jalan Salakan, Jotawang, Bangunharjo, Sewon Bantul, Bandiman dan keluarga tak berada di sana. H+1 Lebaran keluarga Bandiman bersilaturahmi ke wilayah Wilayah Turgo, Sleman.

Bandiman, ayah anak SD yang tewas setelah menyantap satai yang mengandung kalium sianida (KCN), merasa ada yang hilang pada momen Lebaran tahun ini.

"Biasanya kan bersama-sama, kadang berempat sekeluarga silaturahmi ke rumah saudara. Biasanya kan ke Turgo (Sleman). Silaturahmi ke sana tanpa Naba, ya ada yang kurang," ujar Bandiman, Jumat (14/5/2021).

Bandiman biasa mengajak Naba berjalan-jalan untuk menikmati libur Lebaran. Bahkan ada santapan wajib yang harus dibeli Naba, yaitu bakso.

"Dia (Naba) ini suka sekali bakso. Setiap Lebaran setelah selesai salat atau ketika silaturahmi ke rumah saudara pasti meminta bakso," terang Bandiman dalam berita SuaraJogja.id--jaringan Ayoyogya.com.

Hampir 1 bulan kehilangan sosok Naba, ayah dua anak ini merasa ada kerinduan yang tidak terbendung.

"Biasanya bisa ramai-ramai, sekarang kan tidak, Naba juga biasanya dicari sama mbahnya yang di Turgo itu. Kali ini ya sudah tidak bisa bertemu lagi, rasa rindu itu ada, tapi kami sudah ikhlas," ujar dia.

Merayakan Lebaran, Bandiman bersama anak sulung dan istrinya menggelar salat Id di sekitar rumah wilayah jalan Salakan, Jotawang, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Biasanya membangunkan Naba untuk bersiap salat Idulfitri, tentu tahun ini tak bisa dia lakukan.

"Hanya membangunkan istri dan anak (sulung) saya. Biasanya Naba saya bangunkan juga," terang dia.

Tanpa kehadiran Naba di momen Lebaran 2021, Bandiman mengaku harus terus menjalani hidupnya. Meski pelaku sudah tertangkap, Bandiman hanya menyerahkan kejadian ini ke Tuhan yang kuasa.

"Jika kasus ya saya serahkan ke polisi. Jika urusan anak saya atau pelaku biar Tuhan yang membalas. Saya hanya berdoa agar Naba diterima segala amal dan perbuatannya saat masih hidup," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, pelaku pembunuhan berencana terhadap seorang polisi dengan satai beracun, hingga menewaskan anak driver ojol di Sewon, Bantul sudah ditangkap. Seorang pegawai salon bernama Nani Apriliani Nurjaman (25) berhasil diringkus oleh jajaran kepolisian.

Hingga kini kasus masih didalami polisi. Pasalnya muncul dugaan orang lain yang ikut berperan, yakni pria berinisial R.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar