Tracing Selesai, Pasien Covid-19 di Kasus MMTC Jogja Jadi 20 Orang

  Rabu, 12 Mei 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Edukasi mural protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

KOTA YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Jumlah pasien Covid-19 di Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) MMTC Jogja bertambah.

Dalam pemeriksaan terbaru terdapat dua lagi kasus baru yang muncul.

Kepala Puskesmas Mlati I Ernawati mengatakan, penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu berasal dari dua mahasiswa. Jika dijumlahkan, hanya mahasiswa saja hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif menjadi 18 orang.

"Tambahan (kasus terkonfirmasi positif Covid-19) cuma dua saja," kata Ernawati saat dihubungi awak media, Rabu (11/5/2021).

Hasil tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu bersumber dari tracing 14 kontak erat mahasiswa yang sudah terlebih dulu terpapar.

Sebanyak 2 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 itu sudah berdasarkan hasil tes swab PCR. Diketahui bahwa 26 mahasiswa yang termasuk dalam kontak erat telah menjalani pemeriksaan tersebut.

"Iya (dua kasus positif baru) itu mahasiswa semua. Yang dua itu dari DIY semua," ungkapnya dalam berita Suara.com--jaringan Ayoyogya.com.

Berdasarkan penambahan ini, maka kasus secara keseluruhan menjadi 20 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan rincian adalah 18 kasus merupakan mahasiswa dan 2 orang sisanya berasal dari orang tua mahasiswa yang bersangkutan.

Erna menegaskan bahwa proses tracing terhadap kontak erat dalam sebaran kasus positif Covid-19 ini sudah dinyatakan berakhir. Semua pasien saat ini tengah menjalani karantina mandiri di tempat-tempat yang telah disediakan.

"Iya jadi tracing sudah selesai," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya bahwa sebaran kasus Covid-19 di salah satu kampus di Yogyakarta itu berawal saat 28 April 2021 lalu. Saat itu salah seorang mahasiswa tiba-tiba merasakan hilangnya indera penciuman.

Mahasiswa yang bersangkutan tersebut memutuskan untuk langsung melakukan pemeriksaan dengan tes antigen. Hasilnya pemeriksaan itu menunjukkan bahwa mahasiswa itu terkonfirmasi positif Covid-19.

Mendapat kabar tersebut, sejumlah mahasiswa lain yang diketahui menjadi kontak erat juga menjalani pemeriksaan. Alhasil pada tanggal 4 Mei 2021 tercatat ada 14 mahasiswa dan orang tua dari dua mahasiswa yang berbeda seluruhnya terpapar Covid-19.

Bahkan dua di antara belasan mahasiswa tersebut diketahui sudah sempat mudik ke daerah asalnya yakni Bekasi, Jawa Barat dan Salatiga, Jawa Tengah.

Paparan virus corona tersebut diduga berasal dari kegiatan membuat film bersama.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar