Area Ini Berisiko Tularkan Covid-19 Hingga 20 Kali Lipat

  Kamis, 06 Mei 2021   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi virus penyebab Covid-19 (Pixabay)

 

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM--Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat mengumumkan bahwa terdapat area memiliki risiko penularan Covid-19 yang lebih besar dibanding tempat lainnya. Bahkan, penularan dapat terjadi 20 kali lipat lebih besar.

Sebagaimana dilansir dari Republika, Kamis 6 Mei 2021, tempat yang dimaksud oleh CDC tersebut adalah tempat indoor atau dalam ruangan. CDC mengungkapkan bahwa tempat indoor memiliki tingkat transmisi lebih tinggi dibandingkan tempat outdoor atau luar ruangan.

Pernyataan ini didukung oleh jumlah transmisi yang terjadi di luar ruangan yang terdokumentasi dalam banyak studi. Dar beragam studi ini, diketahui bahwa transmisi Covid-19 yang terjadi di luar ruangan hanya berkisar kurang dari 10 persen.

Sejumlah pengunjung mengantre untuk menjalani rapid test antigen di Bandung Zoological Garden, Kota Bandung.

"Ada semakin banyak data yang menunjukkan bahwa sebagian besar transmisi terjadi di dalam ruangan daripada luar ruangan," jelas Direktur CDC Dr Rochelle Walensky, seperti dilansir EatThis, Selasa (4/5).

Dr Walensky juga menekankan bahwa risiko penularan Covid-19 di dalam ruangan jauh lebih besar dibandingkan di luar ruangan. Kemungkinan terjadinya penularan Covid-19 di dalam ruangan tampak 20 kali lebih besar dibandingkan di luar ruangan.

Selain itu, CDC juga sudah memperbarui panduan penggunaan masker mereka. Dalam panduan terbaru ini, orang-orang yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker dalam situasi tertentu.

Salah satunya adalah ketika menghadiri pertemuan kecil di luar ruangan bersama dengan orang-orang yang sudah divaksinasi lengkap dan belum divaksinasi. Orang-orang yang sudah divaksinasi lengkap juga boleh tidak menggunakan masker ketika bersantap di area luar ruangan restoran bersama teman-teman dengan tempat tinggal yang berbeda.

Akan tetapi, orang-orang yang sudah divaksinasi lengkap tetap harus mematuhi aturan penggunaan masker di beberapa kondisi lain. Salah satunya adalah ketika berada di tengah kerumunan. Status vaksinasi lengkap bisa didapatkan pada 14 hari setelah orang-orang menerima dosis kedua vaksin Covid-19 mereka.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menekankan bahwa vaksinasi Covid-19 akan membuat penerimanya bisa melakukan lebih banyak hal dengan lebih aman, baik di dalam atau luar ruangan. Oleh karena itu, Biden mendorong masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 mereka.

"Bagi yang belum mendapatkan vaksinasi, khususnya bila Anda berusia lebih muda atau berpikir Anda tidak memerlukannya, ini merupakan alasan baik lainnya untuk mendapatkan vaksinasi sekarang," ungkap Biden.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar