Motornya Mogok, Terduga Pelaku Begal Pantat di Bantul Sempat Tertangkap

  Jumat, 30 April 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Pria diduga melakukan pelecehan seksual dengan memegang bokong seorang perempuan di wilayah Jigudan, Kapanewon Pandak, Bantul. (SuaraJogja.id/HO-Ihsan)

BANTUL, AYOYOGYA.COM -- Kasus dugaan pelecehan seksual dialami oleh seorang wanita di wilayah Kapanewon Pandak, Bantul.

Wanita berinsial VO (20) ini diduga mendapat perlakuan tak senonoh oleh pria saat pulang kerja.

Kakak korban, Ihsan, menerangkan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (27/4/2021). Adiknya mengendarai sepeda motor sendirian sepulang kerja dari wilayah Gamping, Kabupaten Sleman menuju Bantul.

"Peristiwa terjadi saat adik saya pulang kerja pukul 22.30 WIB. Kebetulan memang sendirian saat itu," kata Ihsan, dihubungi wartawan, Kamis (29/4/2021).

Ia melanjutkan, adiknya, yang pulang mengendarai sepeda motor matik ini, melintasi wilayah Pabrik Gula Madukismo, Kasihan, Bantul. Selanjutnya, korban melaju hingga wilayah Palbapang dan berhenti di simpang tiga Jodog.

"Sekitar pukul 23.00 WIB adik saya berhenti untuk mencari makan di sekitar Jodog. Setelah membeli makan dia pulang," katanya, dilansir dari Suara.com--jaringan Ayoyogya.com.

Saat pulang, awalnya korban diikuti oleh pria yang mengendarai motor jenis KLX. Dirinya tak menaruh curiga karena ia mengira pria itu temannya.

"Ada juga teman yang memiliki motor yang hampir mirip dengan yang dikendarai orang tersebut. Awalnya dikira temannya, tetapi setelah di sekitar Puskesmas Jigudan (Kapanewon Pandak), pria ini malah memegang pantat adik saya dan langsung kabur," ujar Ihsan.

Pria yang diketahui masih remaja itu dikejar oleh korban. Namun, korban sempat kehilangan jejak. Di sekitar SD Jigudan, adik Ihsan bertanya pada penjual angkringan dan diberi tahu bahwa pria tersebut masuk ke kampung-kampung.

"Mengetahui pria ini masuk kampung, adik saya mengikuti jalan kampung itu dan melihat pengendara KLX ini menuntun motornya karena kehabisan bensin," jelasnya.

Sempat akan kabur lagi, korban berteriak dan membuat remaja tersebut berhenti.

"Adik saya bertanya, 'mengapa kamu melecehkan saya?' Pria ini menjawab tidak sengaja dan hanya tersenggol. Karena bensin motor habis, pria ini meminta tolong di-footstep, tapi ditolak. Akhirnya pria ini mendorong motor hingga menemukan warung yang menjual bensin," katanya.

Korban juga sudah menanyakan rumah remaja tersebut. Dia juga mengambil foto dan pelat nomornya.

Sayang, usai mengisi bensin, pria pengendara KLX ini langsung kabur. Korban mencoba mengejar kembali, tetapi gagal.

"Setelah itu kami bertanya-tanya ke warga sekitar lokasi, apakah kenal dengan yang di foto adik saya, tapi banyak yang tidak tahu. Selanjutnya kami laporkan ke Polsek Pandak," kata dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Pandak AKP Wartono belum memberikan jawaban. Pihaknya belum memberikan konfirmasi lebih lanjut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi menyatakan bahwa peristiwa tersebut bisa diproses jika memang ada laporan polisi.

"Jika memang ada laporan (polisi) bisa segera dilakukan penyelidikan. Namun sampai saat ini kami belum mendapat laporan tersebut," kata Ngadi ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (29/4/2021).

Pihaknya mengatakan bahwa peristiwa tersebut perlu didalami jika memang ada unsur perbuatan tak senonoh atau cabul. Kendati demikian, pihaknya menunggu laporan dari korban.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar