Pasien Covid-19 dari Klaster Ponpes di Kulon Progo Tambah 55 Kasus

  Jumat, 23 April 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi -- santri di ponpes [Suara.com/Alfian Winanto]

KULON PROGO, AYOYOGYA.COM — Pasien Covid-19 dari klaster pondok pedantren di Kulon Progo, yakni Ponpes Nurul Quran di Hargorejo, Kokap dan Ponpes Darul Karim di Bumirejo, Lendah makin bertambah. 

Dari 84 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (22/4/2021) kemarin, beberapa berasal dari dua ponpes tersebut. Tercatat Ponpes Darul Karim menambah 3 pasien positif Covid-19, sedangkan Ponpes Nurul Quran mencatat 52 kasus terkonfirmasi positif baru.

"Dari 84 penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulon Progo pada Kamis (22/4/2021), sebanyak 3 orang berasal dari kelompok (ponpes) Darul Karim, Lendah. Lalu 52 berasal dari kelompok (ponpes) Nurul Quran, Kokap. Sedangkan 29 orang merupakan suspek atau kontak erat," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati, Jumat (23/4/2021).

Baning menjelaskan perkembangan kasus di klaster Ponpes Darul Karim dari 46 anggotanya. Hingga dengan saat ini menjadi 36 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Anggota dari Darul Karim semuanya masih dilakukan isolasi di kompleks Darul Karim. Cukup kooperatif dan semoga tidak ada penambahan kasus (baru) dan segera bisa melanjutkan isolasi serta melanjutkan kegiatannya," ujarnya, dilansir dari Suara.com—jaringan Ayoyogya.com

Sementara untuk klaster Ponpes, Nurul Quran dari 160 orang yang tercatat sebagai anggotanya. Sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kepada 134 orang.

Hasilnya 68 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan 63 orang dinyatakan negatif. Sementara 3 orang lain masih menunggu karena harus mengulang pemeriksaan di laboratorium.

"Rata-rata kasus dari 68 anggota Nurul Quran ini berusia antara 10-18 tahun. Saat ini mereka sudah dikembalikan atau sudah kembali ke keluarganya masing-masing," terangnya.

Para anggota Nurul Quran yang sudah berada di rumah masing-masing akan dilanjutkan dengan pemantauan oleh gugus tugas desa setempat.

Baning menuturkan bahwa mayoritas anggota ponpes Nurul Quran itu berasal dari wilayah Kokap. Hanya ada beberapa yang berasal dari Purworejo, daerah Bagelen.

"Mayoritas (anggota yang terkonfirmasi positif Covid-19) itu berasal dari kompleks atau wilayah dari Nurul Quran tersebut," tuturnya.

Tidak lupa, Baning mengimbau bagi para keluarga yang anaknya tergabung dalam ponpes Nurul Quran dan terkonfirmasi positif Covid-19 untuk selalu memantau kondisi yang bersangkutan. Termasuk jika mendapati ada keluhan maka dapat segera melapor ke puskesmas setempat.

"Lakukan pengawasan isolasi agar tidak menular kepada keluarga ataupun lingkungan masing-masing," imbaunya.

Dalam kesempatan ini Baning turut menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Kulon Progo hingga Kamis (22/4/2021) kemarin.

Penambahan sejumlah 84 kasus terkonfirmasi positif baru itu membuat jumlah keseluruhan kasus Covid-19 menjadi 3687. Dari 84 penambahan kasus baru itu 1 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Total meninggal hingga Kamis (22/4/2021) adalah 90 orang. Masih ada 464 yang diisolasi, 37 di antaranya isolasi di rumah sakit dan sisanya isolasi mandiri," tandasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar