3 Saran bagi Pengguna Jasa Ojek Online Saat Bulan Puasa

  Rabu, 14 April 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi aplikasi ojek online [dok. Gojek]

AYOYOGYA.COM -- Jasa ojek online sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat, tak terkecuali pada momen Ramadan seperti saat ini.

Dengan adanya layanan pesan antar makanan yang disediakan jasa ojek online memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan makan dan minumnya baik saat berbuka maupun sahur tiba. 

Nah, tapi sudah tahukah kamu wahai kaum mager pengguna jasa ojek online kapan waktu yang baik untuk kamu memesan makanan baik kala berbuka atau sahur dengan menggunakan jasa pesan antar makanan jasa ojek online?

Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk membantu kerja para ojek online seperti dilansir dari Suara.com--jaringan Ayoyogya.com dan cuitan akun Twitter @adhityamulya:

1. Pesan menu buka puasa lebih awal

Buka puasa berlangsung ketika matahari mulai kembali ke peraduan dan azan Magrib berkumandang. Berhubung jumlah umat Muslim di Indonesia sendiri menjadi penganut agama terbanyak, tentunya ada banyak orang yang melakukan buka puasa pada waktu yang nyaris bersamaan. 

Untuk menghindari terjadinya tumpukan pesanan dan terlambatnya pesanan, disarankan konsumen untuk memesan beberapa jam lebih awal. Dari cuitan akun @adhityamulya menyarankan agar umat Muslim bisa memesan berkisar pukul 3 hingga 4 sore hari. Beberapa jam lebih awal sebelum berbuka puasa. 

Jika konsumen memaksakan memesan pada pukul lima di mana waktu menuju buka puasa sudah sangat sempit dikhawatirkan terjadi antrean panjang di restoran yang dituju. Selain pelanggan yang merasa kesal karena makanan datang terlambat, pengemudi ojek juga tidak mampu berbuat apa-apa. 

2. Hindari berfikir hanya kamu yang memesan

Dalam keadaan tersebut, hindari berfikir bahwa konsumen hanya satu-satunya orang yang berkeinginan memesan makanan menjelang buka puasa di sebuah restoran dengan jasa ojek online dan pasti dilayani dengan cepat. Sebab, pada kenyataannya pemikiran tersebut adalah hal yang salah. 

Justru ada banyak orang yang mungkin berfikir serupa sehingga tumpukan pesanan hingga antrean di restoran tidak dapat dihindarkan lagi. Suka atau tidak, jika memesan makanan dalam kurun waktu yang mepet pasti akan menerima makanan dan menyantapnya lewat dari jam buka puasa. 

Baik sahur maupun berbuka, biasakan untuk tidak berfikir demikian. Terutama saat sahur, waktu menuju puasa sangat singkat dan setelahnya tidak diperkenankan makan sampai malam. Jika takut mencair bisa dimasukkan lemari es, jika takut dingin bisa dipanaskan dan yang perlu diingat bahwa pengemudi ojek online juga berpuasa. 

3. Jangan beri nilai buruk untuk driver

Jika sudah memesan sahur pukul empat pagi dan driver datang setelah azan Subuh, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk memberikan nilai yang buruk. Sebab, pengemudi ojek online sendiri sudah mengantre untuk memesankan pesanan konsumen yang dilakukan menjelang waktu imsak. 

Sementara, driver juga mengalami kesulitan untuk memakan sahur bagi dirinya sendiri karena harus memenuhi kewajibannya memesankan makanan untuk pelanggan. Setelah pengorbanan yang begitu besarnya, driver masih harus menerima rating buruk dari kelalaian pelanggan sendiri. 

Akibat malas merencanakan estimasi waktu makan sahur dan pemesanan makanan justru membuat orang lain kesusahan dan akhirnya memberikan rating yang buruk. Menurut akun @adhityamulya, hal seperti ini merupakan gambaran pelanggan yang tak bijaksana dan menyusahkan orang lain. 

Nah, beberapa tips itu bisa menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh pengguna jasa layanan ojek online di bulan Ramadan. Termasuk memesan menu untuk santap sahur dan berbuka. Jangan sampai, akibat kesalahan perencanaan justru merusak ibadah harian. Kalau kamu, sudah punya rencana apa untuk Ramadan ini?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar