Baru 14.17% Lansia DIY yang Sudah Divaksin Tahap Pertama

  Senin, 12 April 2021   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi vaksinasi (Pixabay)

 

SLEMAN, AYOYOGYA.COM---Sebanyak 590 ribu lansia di DIY sudah mendaftar untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah ini masih akan terus bertambah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaningastutie. Dia mengatakan, dari jumlah tersebut, baru sebanyak 14,17 persen lansia yang mendapatkan suntikan pertama vaksin Covid-19. 

Artinya, baru sekitar 83.603 lansia yang mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara itu, untuk suntikan kedua vaksin baru mencapai 1,58 persen lansia. Sehingga, lansia yang mendapatkan dosis kedua ini baru sekitar 9.322 orang.

"Dosis kedua baru 1,58 persen karena (jarak antara dosis pertama dan kedua) 28 hari," kata Pembayun di RSUP dr Sardjito, Sleman, sebagaimana dilansir dari Republika, Senin 12 April 2021. 

Pembayun menuturkan, aturan 28 hari jarak suntikan vaksin ini sudah berlaku sejak akhir Maret 2021. Sehingga, pihaknya pun menyesuaikan walaupun di kabupaten/kota di DIY masih ada yang menerapkan jarak 14 hari.

"Memang di kabupaten/kota masih menerapkan dua minggu, karena memang tidak ada waktu antara kapan kita harus pindah. Kita menyesuaikan saja, karena 28 hari itu lebih efektif," ujar Pembayun.

Percepatan vaksinasi terhadap lansia di DIY masih mengalami kendala. Pembayun menjelaskan, masih ada keterbatasan kiriman vaksin dari pemerintah pusat.

Meskipun demikian, usai April ini akan kembali didistribusikan vaksin. Namun, distribusi ini dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya.

"Sesuai janji Pak Menkes, vaksin akan lebih banyak tersedia. Stok kami saat ini masih sekitar 16 ribu-an, tapi sebanyak 12 ribu sudah didistribusikan ke tiga kabupaten/kota. Jadi buffer yang tersedia sekitar 3.000 vial," jelasnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar