Kasus Bertambah, Posko Tingkat Desa di Kulon Progo Diminta Tak Lengah

  Rabu, 07 April 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi sampel Covid-19 [Suara.com/Anang Firmansyah]

KULON PROGO, AYOYOGYA.COM -- Pasien Covid-19 di Kulon Progo, DIY bertambah sebanyak 60 kasus perĀ  Rabu (7/4/2021).

Penambahan itu membuat total kasus di wilayah ini menjadi 4.146 kasus.

"Perubahan situasi Covid-19 per 7 April 2021 positif 60 kasus sehingga selama awal April ini ada penambahan 213 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati, Rabu.

Ia mengatakan enam kasus baru ini dari Kecamatan Nanggulan, Girimulyo, Panjatan, Galur, Wates, Pengasih, Sentolo dan Temon. Adapun penambahan setiap kecamatan, yakni Nanggulanempat kasus, Wates lima kasus, Pengasih delapan kasus, Galur tiga kasus, Girimulyo delapan kasus, Samigaluh satu kasus, Kokap lima kasus, Panjatan 16 kasus, Sentolo dua kasus, dan Temon empat kasus.

"Hari ini penambahan kasus tertinggi di Panjatan, Pengasih, dan Girimulyo," katanya, dilansir dari Antara dan Republika.

Data Dinas Kesehatan Kulon Progo sampai hari ini total pasien terkonfirmasi Covid-19 mencapai 4.146 kasus dengan rincian 54 isolasi rumah sakit, 817 isolasi mandiri, 2.664 selesai isolasi, 527 sembuh, dan 84 meninggal dunia.

Sebanyak lima di antara 12 kecamatan yang terdapat pasien terkonfirmasi Covid-19 tertinggi di Kulon Progo, yakni Wates 595 kasus, Pengasih 581 kasus, Sentolo 490 kasus, Panjatan 440 kasus, dan Lendah 349 kasus.

Baning mengatakan hari ini ada lonjakan RT dengan zona oranye, yakni empat RT, dua RT di Sentolo dan dua RT di Pengasih. Zona Kuning 191 RT dan zona hijau 4.283 RT.

"Sampai saat ini belum ada zona merah di Kulon Progo. Namun demikian, kami mengimbau kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Jangan Lengah

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Fajar Gagana mengimbau Posko PPKM tingkat desa yang terdapat RT zona oranye dapat meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

"Kami minta petugas Posko PPKM tingkat desa jangan lengah dalam melaksanakan pengawasan protokol kesehatan," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar