Divaksin, Pemain dan Ofisial PSS Wajib Rehat Sejenak

  Jumat, 26 Maret 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Penggawa PSS Sleman mendapatkan jatah vaksinasi (Dok PSS.id)

KABUPATEN BANDUNG, AYOYOGYA.COM -- Pemain dan ofisial PSS Sleman telah menjalani vaksinasi Covid-19 di Voli Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (25/03/21).

Vaksinasi ini wajib diikuti oleh seluruh personel PS Sleman maupun klub lain demi menjaga kesehatan dan kelancaran selama Piala Menpora.

“Vaksinasi Covid-19 tahap pertama ini bertujuan supaya mempercepat proses kekebalan tubuh untuk virus dan ini sangat penting kita lakukan. Alhamdulillah sudah kita lakukan ke semua personel kita,” jelas Dokter Tim PSS, Elwizan Aminuddin.

Sebelum divaksin, semua peserta wajib menjalani beberapa tahapan pemeriksaan. Mulai dari mengisi formulir kesediaan, lalu diukur tensi dan wawancara pengecekan. Setelahnya, barulah peserta diperbolehkan untuk divaksin pada lengan atas.

“Setelah divaksin mereka akan diberikan sertifikat sementara. Sementara sertifikat yang paten akan diberikan setelah vaksin yang kedua,” tambahnya, dilansir Ayoyogya.com dari dalam laman resmi PSS.

Soal efek yang disebabkan pascadiberikan vaksin, menurut pria yang akrab disapa dokter Amin ini, cukup beragam namun tidak membahayakan selama tubuhnya memang sehat.

“Efeknya mungkin beragam, tidak ke semua. Tergantung imunitas seseorang. Tapi pada umumnya agak sedikit melemahkan otot. Makanya tidak dianjurkan di hari vaksin melakukan aktivitas yang berat termasuk latihan atau pertandingan,” kata dokter Amin.

Sampai saat ini para penggawa maupun ofisial Super Elang Jawa dalam keadaan yang baik. Bahkan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, tim dokter pun punya standar operasional sendiri. Salah satunya dengan selalu melakukan test swab tiap dua hari sekali.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar