Wisatawan Kaget, Harga Gudeg di Jogja Tak Semurah Ekspektasi

  Minggu, 14 Maret 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi -- penjual gudeg di Jogja (Wihdan Hidayat/ Republika)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Wisatawan asal Sumatra membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Jogja.

Mencoba menu khas di pinggir jalan, yakni gudeg, wisatawan ini ini bingung karena harga yang ditawarkan tidak semurah yang ia baca di internet.

Curhatan oleh wisatawan yang tak diketahui identitasnya itu dibagikan di akun @FOODFESS2. Dalam cuitannya, warganet ini mengaku bahwa dirinya baru kali pertama berkunjung ke Jogja. Mengunggah foto beberapa menu makanan, menurutnya itu tak sesuai untuk lidahnya, yang sangat kental dengan makanan khas Sumatera.

Selain itu, hal mengecewakan lainnya yang dirasakan saat berkunjung ke Jogja adalah, harga makanan ternyata tidak semurah yang selama ini digembar-gemborkan.

Satu botol air mineral di pinggir jalan dijual seharga Rp6.000. Menurutnya, harga tersebut jauh lebih mahal dari air mineral yang ia beli di Jakarta.

Bukan hanya air mineral, saat membeli gudeg, sebagai salah satu makanan khas Jogja, warganet ini juga merasa harganya mahal.

Sama seperti air mineral, ia juga membeli makanan tersebut di pinggir jalan. Sempat mengira harganya hanya berkisar belasan ribu, ia terkejut ketika harus membayar sebesar Rp30.000.

"Fess pertama kali ke Jogja makan disini rasanya ga sesuai lidah aku yang sumatra banget wkwk, trus yang katanya makan serba murah aku gak merasakan murahnya sedikitpun, beli akua pinggir jalan 6 ribu ternyata lebih mahal daripada di jakarta, makan gudeg pinggiran kirain belasan ribu ternyata 30 ribu. Apa aku yang ga pande nawar ya," tulis warganet di akun @FOODFESS2.

Sejak diunggah pada Minggu (14/3/2021), curahan hati warganet yang terkejut dengan harga makanan serta minuman di Jogja ini sudah disukai lebih dari 500 pengguna Twitter.

twit
Cuitan salah seorang warganet mengenai harga makanan di Jogja. - (Twitter/@FOODFESS2)

Selain itu, ada puluhan lainnya yang ikut membagikan ulang dan tidak sedikit yang ikut berkomentar.

Di kolom komentar, tidak sedikit warganet yang setuju dengan anggapan tidak banyaknya makanan yang murah di Jogja. Dibandingkan dengan kota besar lainnya, harga makanan yang ditawarkan relatif sama.

Namun, ada juga beberapa pendapat yang menilai bahwa warganet tersebut hanya salah memilih warung.

"Sabar nder, aku juga merasakan hal yang sama kok. Harganya ga jauh beda dari kalimantan, jadi aku kaget wkwk waktu itu cuman makan nasi terus pakai sate telur puyuh sama apa gitu habis 25k tapi pas aku jalan ke daerah sleman sana, malah dapat mie ayam 8k porsi guede gila, terus dapat soto 7k juga," tulis akun @siapaas***.

"Orang2 kenapa denial dan ngotot sih kalo makanan di yk murah? Wkwk makanan di yk tu harganya standar, sm kayak di kota2 lain. Pake alesan, sendernya ga pake bahasa daerah lah, ga pinter cari warung lah wkwk," komentar akun @boniku***.

"Kalau soal rasa, jujur iya, tipe masakan Sumatra sama Jawa beda, Jawa cenderung manis, Sumatra cenderung pedes, di Sumatra gak pake gula sama sekali, pokoknya beda deh. Tapi kalau mahal mungkin karena keliatan kamu pendatang jadi dimahalin, tanya dulu harga sebelum makan," tanggapan akun @syahsa***.

Sementara akun @kolgoo**** mengatakan, "Salah tempat sih gua orang jogja makanan di sana emang murah murah kok asalkan bukan restoran aja sih wkwk bener bener gak ngotak murahnya. Andai sekeluarga biasa abisin 300 ribu di bandung disana 100 ribu aja udah bisa pake minum dll alias paket lengkap."

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar