Bed RS Kritis, Bantul Kebut Pengerjaan Selter Patmasuri

  Rabu, 13 Januari 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Pengendara melintasi Selter Patmasuri yang berada di Jalan Ali Maksum, Dusun Krapyak, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Selasa (12/1/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

BANTUL, AYOYOGYA.COM -- Pemkab Bantul mengebut penyediaan fasilitas kesehatan di Selter Patmasuri.

Selter tersebut berada di Jalan Ali Maksum, Dusun Krapyak, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul. Kelengkapan selter ini dikebut lantaran kondisi tempat tidur atau bed di rumah sakit rujukan yang kerap penuh oleh pasien yang diduga terpapar Covid-19.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa berharap keberadaan selter di eks RS Patmasuri mampu mengatasi persoalan ketersediaan tempat tidur untuk pasien bergejala ringan dan sedang.

"Semoga bisa segera digunakan. Harapan kami secepatnya (difungsikan), karena kita mengejar untuk fasilitasi kasus (Covid-19) yang terjadi di Bantul," jelas Oki sapaan akrabnya dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (12/1/2021).

Oki mengaku, saat ini kapasitas tempat tidur di tujuh rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 baik bergejala ringan, sedang dan berat sudah penuh.

Hal itu sempat terjadi di RS PKU Muhammadiyah Bantul yang sejak Senin (11/1/2021) mengalami over load bed di IGD RS setempat. Imbasnya pelayanan ditutup sementara dan telah dibuka kembali pukul 14.00 wib, Selasa (12/1/2021).

“Semuanya sudah penuh. Sekarang yang bergejala berat dan sedang masuk dalam antrean. Di mana mereka di ruang interval (IGD yang dimodifikasi untuk ruang sementara dan tidak bercampur dengan pasien lainnya). Dan kapasitasnya sekarang memang penuh,” ungkap Oki.

Sementara Lurah Panggungharjo, Sewon, Wahyudi Anggoro Hadi menerangkan hingga kini pihaknya terus melengkapi sejumlah fasilitas yang ada di Selter Patmasuri.

"Sesuai timeline untuk tahap pertama, akhir pekan ini diharapkan sudah bisa digunakan,” katanya.

Wahyudi menerangkan, bangunan yang sempat digunakan sebagai lokasi isolasi para santri saat muncul klaster pondok di wilayah tersebut bisa menampung sebanyak 60 pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang.

“Semua sudah dipersiapkan. Tidak hanya paramedis, tapi fasilitas yang lainnya. Bahkan Pemkab sudah siap memfasilitasi semuanya selama 3 bulan ke depan,” terang Wahyudi.

Ia melanjutkan jika kapasitas tempat tidur di Selter Patmasuri akan ditambah dalam waktu dekat.

Wahyudi mengungkapkan, rencananya pertengahan Februari mendatang jumlah tempat tidur di Selter Patmasuri bakal ditingkatkan dari 60 tempat tidur menjadi 100 tempat tidur.

“Ini nantinya akan jadi kerja kolaboratif antara kami dengan Pemkab Bantul, perguruan tinggi dan komunitas Sonjo (Sukarelawan Sambatan Jogja) untuk meningkatkan kapasitasnya. Rencana memang akan ditambah sampai 100 tempat tidur,” ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar