Ada Google Maps, Masihkah Perlu Mengetahui Jalan Yogyakarta?

  Rabu, 09 Desember 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Tugu Jogja (Foto: [email protected]_38)

AYOYOGYA.COM -- Jogja adalah tempat bagi sebagian perantau yang ingin mencicipi ragam wisata, budaya, seni, dan pendidikan.

Dewasa ini, para pendatang maupun orang yang sudah lama menetap di Yogyakarta tidak tahu semua nama jalan di Yogyakarta. Hal itu lantaran di Jogja memiliki banyak nama unik dan membingungkan bagi para pendatang. Memang pengetahuan terkait nama jalan ini bukan menjadi suatu prestasi atau privilege bagi yang paham. Akan tetapi, pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi yang akan menetap di Yogyakarta atau berlibur di Kota Pendidikan.

Terkait kebingungan nama jalan ini tak hanya dirasakan oleh wisatawan dan pelajar. Driver ojek online dan pengantar paket juga sering keliru dan tersesat melihat banyaknya nama gang dan jalan.

Meski menggunakan fitur Google Maps sebagai petunjuk jalan mereka. Tetapi tidak semua hal yang ditunjukkan oleh Google Maps benar, bahkan kadang-kadang malah menuju ke tempat yang salah.

Hal ini tentu menjadi perhatian bagi para masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Jogja. Pentingnya persiapan dan pengetahuan dalam membaca fitur Google Maps menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan.

Bukan suatu hal yang salah dalam mengetahui pemahaman nama jalan di Yogyakarta. Setidaknya Anda bisa mengetahui tempat-tempat penting dan lokasi yang dimaksud. Dengan begitu akan menjadi pengetahuan dan menghindari rasa malu ketika ada orang lain yang tanya jalan ketika tersesat.

Untuk diketahui, ternyata pentingnya mengetahui nama jalan adalah ketika Anda mencari jalan-jalan tikus yang akan dilalui ketika jalan utama macet. Mengingat Yogyakarta adalah kota dengan tingkat laju kendaraan yang tinggi dan sering macet. Apalagi di jalan utama penghubung antara Yogyakarta dan Solo.

Mengenal nama jalan di Jogja tak sesulit seperti mengingat jalan di Metropolitan. Banyak nama jalan Yogyakarta yang menyimpan sejarah dan punya cerita tersendiri. Bahkan di beberapa jalan di Yogyakarta memiliki nama tokoh-tokoh kesultanan, para kiai, dan tokoh pendidikan.

Kita mengenal misalnya nama jalan K.H Ali Maksum yang terletak di Krapyak. Pengambilan nama tersebut untuk mengenang jasa beliau mendirikan pondok pesantren di Krapyak dan perjuangan beliau dalam menjaga dan menghidupkan agama Islam di Krapyak Yogyakarta.

Jalan Urip Sumoharjo untuk mengenang jasa beliau sebagai pahlawan sebagai jenderal dan tentara nasional Indonesia pertama pada masa revolusi nasional Indonesia.

Untuk nama jalan bisa dilakukan dengan bersepeda dengan mengelilingi tempat-tempat ramai dan wisata Jogja. Bisa juga dilakukan dengan membaca peta daerah Yogyakarta dan menghafal jalan-jalan yang dilalui ketika beraktivitas.

Ada pelajaran dan pengetahuan menarik dari memahami jalan-jalan di Kota Yogyakarta sebagai pembelajaran sejarah di balik diberikannya sebuah nama. Hal ini penting ditanamkan pada anak-anak untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan pengetahuan sejarah sebuah kota yang ada di Indonesia.

 

*) Penulis: Yusup Nurohman/Mahasiswa Sosiologi Agama,UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar