Gejala Covid-19 Hampir Serupa Kanker Paru-Paru, Ini Bedanya

  Minggu, 29 November 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]

AYOYOGYA.COM — Covid-19 tak hanya berdampak pada kehidupan, akan tetapi juga mengaburkan gejala penyakit lainnya.

Salah satunya, kanker paru-paru yang memiliki karakteristik hampir mirip dengan Covid-19.

Gejala kanker paru-paru yang paling umum adalah batuk terus-menerus, infeksi dada, sesak napas, nyeri dada, kelelahan, dan kurang nafsu makan.

Gejala tersebut sangat mirip dengan Covid-19, sehingga menyebabkan orang mengira dirinya terinfeksi virus corona dan terlambat mendapatkan penanganan medis terkait kankernya.

Saat pertama kali wabah virus corona ini melanda sejumlah negara, termasuk Inggris, para pejabat pemerintah masing-masing negara menyarankan masyarakatnya untuk isolasi mandiri di rumah.

Para ahli medis pun meminta semua orang yang tidak berkaitan dengan virus corona untuk tidak berkunjung ke rumah sakit agar tidak tertular virus corona.

Akibatnya, banyak kasus penyakit serius lainnya yang tidak terdiagnosis dengan baik hingga menyebabkan kematian, termasuk kanker paru-paru.

"Covid-19 telah menyebabkan keterlambatan dalam diagnosis dan pengobatan untuk semua jenis kanker. Tapi, kanker paru-paru yang paling menjadi sorotan karena gejalanya mirip dengan virus corona Covid-19," kata Dr Robert Rintoul, ketua klinis dari UK Lung Cancer Coalition (UKLCC) dikutip dari The Sun, belum lama ini.

Dr Robert mengatakan kondisi inilah yang membuat ribuan orang dengan kanker paru-paru terlambat didiagnosis dan mendapat perawatan yang tepat. Masalah ini mestinya mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Adapun tanda-tanda kanker paru-paru yang tidak boleh diabaikan, antara lain:

1 Batuk yang tidak kunjung sembuh setelah 2 atau 3 minggu
2 Batuk lama yang semakin parah
3 Infeksi dada dan batuk darah
4 Sakit atau nyeri saat bernapas atau batuk
5 Sesak napas yang terus-menerus
6 Kelelahan yang terus-menerus
7 Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan

Ada beberapa perbedaan utama antara Covid-19 dan kanker paru-paru, yang keduanya menyebabkan gangguan pernapasan.

Dr Robert mengatakan batuk kering dengan sesak napas, demam, sakit otot, dan hilangnya bau adalah ciri khas virus corona Covid-19.

Tapi, batuk terus-menerus selama 3 minggu lebih dengan penurunan berat badan, kelelahan, dan batuk darah bisa jadi ciri khas kanker paru-paru.

Meskipun gejala pernapasan terlihat pada kedua penyakit tersebut, Covid-19 lebih mungkin datang secara tiba-tiba.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar