Ketum PSSI ke Kapolri Soal Izin Liga: Lama-Lama Klub Bisa Hancur

  Senin, 16 November 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule (PSSI.org)

AYOYOGYA.COM -- Mochamad Iriawan Ketua Umum PSSI memohon kepada Kapolri Idham Aziz untuk segera mengeluarkan izin Liga Indonesia.

Iriawan atau akrab disapa dengan Iwan Bule mengaku kerap mendapat curhatan dari pelatih dan pemain bagaimana sulitnya mereka disaat tak ada kompetisi.

Kompetisi memang sudah dijadwalkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator bergulir pada Februari 2021. Akan tetapi, sampai dengan saat ini Polri belum ada tanda-tanda menerbitkan izin penyelanggaraan Liga 1 dan 2 2020.

Semula kompetisi dijadwalkan kick off pada Oktober lalu. Namun, tidak bisa dilakukan karena Polri tidak mengeluarkan izin dengan pertimbangan masih tinggi angka penyebaran virus corona di Tanah Air.

Sempat ada angin segera Liga 1 dan 2 bisa terselenggara pada November 2020. Namun, lagi-lagi Polri tak memberikan izin dengan pertimbangan serupa, ditambah sedang fokus mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada akhir tahun ini.

Iwan Bule menjelaskan pihaknya sudah mengirimi surat kepada Kapolri terkait permohonan izin penyelengaraan kompetisi. Namun, sejauh ini masih belum ada jawaban.

"Kita sudah kirim surat ke kapolri dan belum tahu jawabannya gimana, bisa tanya ke beliau," katanya, Minggu (15/11/2020).

"Kami berharap dan memohon sekali karena kasihan para pelatih dan pemain sudah curhat ke saya. Jadi kita sudah maksimal dan sekarang tinggal Polri saja," tambahnya.

Iriawan sedikit menceritakan kondisi klub, pemain, dan pelatih disaat kompetisi tidak berjalan. Di mana pemasukan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari jauh berkurang.

"Saya memohon kepada pihak kepolisian secara hormat tolong melihat pemain dan pelatih yang susah sekali. Klub juga teriak ke kita karena klub lama-lama bisa hancur," pungkasnya.

Sebagai informasi, kompetisi sudah berhenti sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19. Klub yang tidak mendapat pemasukan terpaksa harus memangkas gaji pelatih dan pemain.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar