Rutin Berhubungan Badan Saat Pandemi Baik untuk Kesehatan Mental

  Sabtu, 31 Oktober 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi - berhubungan intim (Pixabay)

AYOYOGYA.COM -- Pandemi Covid-19 membuat sejumlah orang mengalami kecemasan, kesepian, dan kebosanan.

Namun, pasangan yang rutin berhubungan badan selama masa lockdown lebih kecil kemungkinannya mengalami kecemasan. Karena, pasangan yang mempunyai libido tinggi dalam berhubungan badan dan diminta mengurangi kebiasaannya itu bisa meningkatkan risiko depresi sebesar 34 persen.

Para peneliti juga menemukan 32 persen pasangan lebih berisiko mengembangkan kecemasan jika aturan pembatasan sosial dan jarak fisik menghentikannya melakukan hal tersebut.

Peneliti dari University of Rome Tor Vergata telah melakukan survei terhadap 7.000 orang Italia dengan usia rata-rata 22 tahun tentang kehidupan seks dan kesehatan mentalnya.

Mereka menemukan bahwa pasangan yang terus berhubungan seks selama lockdown berisiko kecil mengembangkan kecemasan, tidak terlalu tertekan dan memiliki hubungan yang lebih bahagia.

"Masa (lockdown) akibat virus corona secara dramatis berdampak pada kesehatan psikologis, relasional dan seksual penduduk," kata Dr Daniele Mollaioli dikutip dari The Sun dan Suara.com, Jumat (30/10/2020).

Dr Daniele mengatakan aktivitas seksual memainkan efek perlindungan pada kedua jenis kelamin, terutama terkait dengan kecemasan dan gangguan suasana hati.

Studi mengenai keterkaitan kecemasan dan hubungan seksual selama pandemi virus corona ini pun dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar