Olahraga Indoor Berisiko Tinggi Penularan Covid-19

  Minggu, 18 Oktober 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustasi olahraga dalam ruangan. (Shutterstock)

AYOYOGYA.COM — Olahraga dalam ruangan yang intens dapat berkontribusi terhadap penularan Covid-19.

Laporan baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengatakan baru-baru ini olahraga di dalam ruangan telah mengakibatkan sebanyak 14 orang telah terinfeksi virus corona.

Orang yang dianggap sebagai sumber penularan virus corona mengalami gejala demam, batuk, sakit tenggorokan dan sakit kepala sehari setelah mengikuti pertandingan hoki es pada 16 Juni 2020 di Tampa Bay, Florida.

Dua hari kemudian, tes usap hidung atau swab berhasil memastikan orang itu positif terinfeksi virus corona. Tak lama kemudian, 13 pemain lainnya di hoki es juga mengalami gejalanya.

Dari total 15 kasus, sebanyak 11 infeksi virus corona Covid-19 yang dikonfirmasi melalui tes PCR dan 2 memiliki hasil tes antigen positif. Sementara 2 kasus lainnya belum diuji.

"Olahraga hoki es ini sangat cocok menjadi tempat penularan virus corona Covid-19, karena dilakukan di dalam ruangan dengan sirkulasi udara tertutup dan orang-orang mungkin saling berdekatan," kata peneliti seperti dilansir dari Fox News dan Suara.com, Sabtu (17/10/2020).

Tapi, CDC berpendapat penularan virus corona Covid-19 ini berisiko besar terjadi ketika di ruangan ganti dan mereka saling duduk berdekatan di bangku.

Para pemain mungkin lebih mengesampingkan penggunaan masker ketika di ruang ganti. Meskipun mereka memakainya kembali selama pertandingan. Bahkan mereka juga memakai pelindung wajah yang lebih tertutup selama pertandingan.

"Temuan ini membuktikan bahwa penularan virus corona Covid-19 lebih berisiko tinggi terjadi selama aktivitas olahraga di dalam ruangan dan mana aktivitas fisik lebih intens terjadi," kata CDC.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar