5 Tips Ciuman Aman Saat Pandemi

  Rabu, 16 September 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi berciuman (Pixabay/Public Domain Archive)

AYOYOGYA.COM -- Pandemi Covid-19 telah mengubah segalanya.

Bukan hanya soal kesehatan sampai perekonomian, urusan hubungan asmara pun jadi butuh penyesuaian.

Sebelumnya, Anda mungkin tidak memiliki banyak kecemasan saat ingin bertemu pasangan. Begitu pula ketika hendak melakukan interaksi fisik, seperti berpelukan atau berciuman.

Hanya saja, sekarang Anda harus berpikir jauh lebih banyak sebelum bermesraan dengan pasangan. Sebab, ciuman dikhawatirkan dapat menjadi salah satu media penyebaran Covid-19.

Meski begitu, hal ini bukan berarti Anda sama sekali tidak bisa bermesraan dengan pasangan. Namun, memang ada beberapa hal yang mesti dipertimbangkan.

"Pandemi bukan berarti akhir dari berciuman," tutur dr. Natasha Bhuyan, MD kepada Bustle. "Sebaliknya, kita harus mengetahui cara yang aman untuk berciuman, sama seperti kita melakukan aktivitas lainnya."

Kalau ingin tetap mesra dengan pasangan sekaligus aman dari Covid-19, simak lima tips yang bisa diterapkan. 

1. Pasangan Patuh Protokol

Sebelum berciuman, Anda jelas harus memikirkan faktor risiko yang ada. Apakah pasangan banyak menghabiskan waktu di rumah? Apakah ia memakai masker dan mau menerapkan social distancing?

Kalau dia tipe yang menjaga kesehatan dan tahu cara menerapkan protokol kesehatan, Anda bisa merasa lebih aman.

2. Transparansi

Di era pandemi ini, tak ada salahnya bertanya pada pasangan soal kemungkinannya terkena Covid-19.

"Kita harus merasa nyaman dan membagikan seberapa besar kemungkinan kita bisa menyebarkan virus," ujar dr. Shepherd, spesialis Obgyn.

Oleh karenanya, Anda dan pasangan harus sama-sama jujur. Tanggung jawab dan transparansi makin diperlukan jika kamu memutuskan untuk berkencan selama pandemi.

3. Pahami Risiko 

Apa pun jenis hubungan intim yang dilakukan, pada dasarnya selalu ada risiko. Anda harus memahami hal ini, terlebih di kala pandemi.

Virus corona tidak akan menghilang begitu saja. Jadi kalau Anda merasa tidak nyaman, komunikasikan risiko ini dengan pasangan. Tenang, Anda dan pasangan hanya perlu beradaptasi dengan situasi saat ini.

4. Intim Tetap Penting

Mempertimbangkan risiko jelas perlu. Namun, setelah berbulan-bulan karantina, wajar jika Anda menginginkan sentuhan fisik atau hal intim dengan si dia.

Ciuman juga memiliki banyak dampak positif bagi kesehatan mental, termasuk mengurangi stres.

5. Alternatif

Kalau Anda dan pasangan tetap merasa tidak cukup aman untuk berciuman, cobalah cari cara lain untuk tetap intim.

Misalnya, coba lakukan kontak mata dalam waktu lebih lama. Kemudian, Anda juga bisa membuat gerakan seolah-olah memeluk mereka dari jauh.

"Ketika kamu tertarik pada seseorang, kamu cenderung mengarahkan tubuh ke orang yang ingin dicium."

"Hal ini menunjukkan bahwa mereka adalah orang penting, mereka di sini bersamamu, dan kalian bersama-sama," kata dr. Shepherd menerangkan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar