Sempat Tak Ada Kasus, 11 Kasus Baru Muncul di Kulon Progo

  Selasa, 15 September 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

KULON PROGO, AYOYOGYA.COM -- Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah sebanyak 11 kasus baru per Selasa (15/9/2020). 

Padahal pada Senin (14/9/2020) di wilayah tersebut tidak ditemukan kasus baru COVID-19. Kasus baru muncul dari hasil tracing pasien yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19.
 
Selain 11 kasus di Kulon Progo, 15 kasus lain muncul di DIY dari pemeriksaan 492 sampel dan 425 orang. Dengan demikian, jumlah kasus positif COVID-19 di DIY mencapai 1.895 kasus.

Di Kulon Progo, kasus 1.889 sampai 1.895 muncul dari hasil tracing kontak kasus 1.736. Kasus 1.736, wanita 51 tahun ini, punya riwayat perjalanan dari Wonosobo.

Sedangkan tiga kasus lain dari hasil tracing kontak kasus 1.740, yakni kasus 1.898, perempuan 57 tahun; kasus 1.899, laki-laki 80 tahun; dan kasus 1.900, laki-laki 70 tahun.

"Satu kasus lagi dari hasil pemeriksaan mandiri, yakni kasus 1.884, laki-laki 40 tahun," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Selasav.

Sedangkan 12 kasus lain muncul di Sleman, yakni kasus 1.879, perempuan 51 tahun, dan kasus 1.880, perempuan 55 tahun yang punya dari hasil tracing kontak kasus 1.819, lalu kasus 1.896, laki-laki 36 tahun dari hasil tracing kontak kasus 1.566.

Ada pula kasus 1.881, perempuan 48 tahun, dan kasus 1.882, laki-laki 35 tahun masih dalam proses penelusuran, juga kasus 1.887, perempuan 72 tahun.

Sedangkan empat kasus lain punya riwayat dari luar kota, yaitu kasus 1.876, laki-laki 31 tahun yang punya riwayat perjalanan dari Temangung, dan kasus 1.883, laki-laki 50 tahun yang punya riwayat perjalanan dari Jakarta.

Selain itu, terdapat pula kasus 1.886, laki-laki 36 tahun yang punya riwayat perjalanan dari Aceh, dan kasus 1.897, perempuan 27 tahun yang punya riwayat perjalanan dari Jakarta.

Kemudian, ada juga kasus 1.888, laki-laki 25 tahun yang dinyatakan positif dari hasil skrining karyawan kesehatan. 

"Kasus 1.885, laki-laki 38 tahun juga positif dari hasil periksa mandiri," jelas Berty.

Berty menambahkan, tiga kabupaten lain, seperti Bantul, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta mencatatkan tiga kasus baru: kasus 1.875, perempuan 55 tahun dari Gunungkidul, serta kasus 1.877, laki-laki 47 tahun dari Kota Yogyakarta, masih dalam penelusuran.

"Satu kasus terakhir, kasus 1.878, perempuan 74 tahun dari Bantul positif setelah kontak dengan keluarga dari Bali," imbuhnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar