Pengguna Transportasi Publik Jogja Masih Landai

  Kamis, 20 Agustus 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi (Ayobandung.com)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Pengguna jasa perjalanan wisata DIY masih landai karena banyak wisatawan yang memilih menggunakan kendaraan pribadi.

"Yang masuk ke Yogyakarta kebanyakan adalah grup-grup kecil atau grup keluarga yang terdiri empat sampai lima orang. Kebanyakan membawa mobil sendiri," kata Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY Udhi Sudiyanto, Rabu (19/8/2020).

Menurutnya, akses menuju Yogyakarta yang dapat ditempuh dalam waktu lebih singkat melalui tol semakin membuat masyarakat memutuskan menggunakan kendaraan pribadi. Menurut Udhi, selain membawa kendaraan sendiri wisatawan kategori rombongan kecil juga biasanya mampu mencari hotel atau penginapan secara mandiri.

"Sekarang banyak hotel sehingga mereka dengan mudah mendapatkan hotel sendiri," kata dia seperti dilansir dari Antara dan Republika.co.id.

Biasanya, biro perjalanan wisata anggota Asita DIY lebih banyak melayani grup besar. Namun demikian, sesuai protokol kesehatan serta aturan yang berlaku di DIY, rombongan dengan jumlah besar belum diperkenankan masuk.

"Kami juga benar-benar menerapkan anjuran pemerintah. Sesuai protokol kesehatan kapasitas wisatawan benar-benar 50 persen dari kapasitas mobil," kata dia.

Menurut dia, Asita DIY masih menggencarkan promosi destinasi wisata ruang terbuka untuk menarik kunjungan wisata saat tatanan normal baru diterapkan di DIY. Menurut Udhi, di masa pandemi, destinasi wisata ruang terbuka cenderung lebih aman dikunjungi.

Meski demikian, ia membebaskan biro perjalanan wisata anggota Asita DIY menentukan destinasi wisata mana saja yang akan disasar. "Mereka bebas menentukan. Tentu kita diskusikan dengan seluruh anggota, kira-kira destinasi mana saja yang sudah siap secara prosedur kesehatan," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyebutkan puncak pengunjung yang datang ke DIY Ahad (16/08) hampir mencapai 49 ribu wisatawan yang masuk mengunjungi DIY. Dari total wisatawan ini warga DIY masih mendominasi, disusul wisatawan Jateng, Jatim, Jabar dan DKI Jakarta.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar