Dikritik, JMG UGM Hapus Foto Blur Perempuan Pengurus

  Rabu, 12 Februari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Foto Pengurus Lembaga Dakwah UGM Perempuan Diblur (ist)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM — Usai mendapat kritik pedas lantaran membuat foto perempuan pengurusnya blur, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jamaah Muslim Geografi (JMG) di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menghapus foto tersebut dari akun Twitter dan Instagram mereka.

Pantauan redaksi,Rabu (12/2/2020) siang, ada sembilan foto yang menjadi unggahan terakhir akun Instagram @jmg_ugm. Kesembilannya diunggah pada Rabu siang dan merupakan bagian dari bagan susunan kepengurusan, yang jika digabung maka akan membentuk satu gambar.

Sementara itu di Twitter, yang tadinya sempat dikunci kemudian dibuka lagi, @JMG_UGM mengunggah ulang bagan susunan kepengurusan tanpa menyertakan foto para pengurusnya.

Diberitakan sebelumnya, JMG UGM mengunggah foto para pengurusnya untuk periode 1441-1442 H di Twitter pada 8 Januari 2020. UKM di UGM ini pun diberondong hardik publik karena memblur semua foto mahasiswi pengurus organisasinya.

JMG Fakultas Geografi UGM pun buka suara terkait riuhnya kritik yang dihujankan pada mereka. Organisasi ini beralasan melakukan tindakan yang akhirnya viral tersebut karena keisengan semata.

"Kalau itu mahasiswa (JMG) sering ada satu dua ya membuat iseng-iseng saja (memburamkan foto pengurus perempuan). Tidak usah ditanggapi dengan serius. Karena keinginan membuat yang aneh-aneh. Betul-betul hanya dibuat untuk internal. Fine-fine saja," ungkap Direktur Kemahasiswaan UGM Suharyadi di UGM, Selasa (11/2/2020) sore.

Menurut Suharyadi, pengurus JMG memastikan, tindakan yang dianggap bias gender dan diskriminatif pada perempuan tersebut tidak ada kaitannya dengan radikalisme. Pemburaman foto yang hanya dilakukan pada pengurus perempuan itu dilakukan hanya untuk konsumsi internal JMG.

Suharyadi menambahkan, pihak kampus akan memberikan imbauan pada UKM di fakultas tersebut supaya ada perbaikan dari mahasiswa, termasuk saat mengunggahnya di medsos.

"Yang kita pantau UKM Universitas, kalau di fakultas kita himbau," tandasnya.

Selain JMG UGM, editan serupa juga diterapkan di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Organisasi kemahasiswaan tersebut memburamkan foto-foto perempuan pengurus organisasinya hingga menuai keributan di media sosial.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar