Korsleting, 5 Kamar Raminten Hangus Terbakar

  Kamis, 20 Februari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Rumah makan Raminten kebakaran, Kamis (20/2/2020) pagi. - (Suara.com/Putu)

KOTA YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM — Sebanyak lima kamar karyawan Rumah Makan Raminten ludes terbakar di Jalan Faridan M Noto Nomor 7, Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada sekitar pukul 09.00 WIB, Kamis (20/2/2020).

Kebakaran diduga karena korsleting listrik di lantai 3.

Kapolsek Gondokusuman Kompol Bonifasius Slamet, usai pemadaman, mengungkapkan bahwa kebakaran dilaporkan Rianto, karyawan Raminten yang jadi saksi mata. Rianto mengaku listrik di rumah makan tersebut tiba-tiba mati.

“Ternyata setelah dicek ada kebakaran di lantai tiga,” ungkapnya.

Rianto dan karyawan lain mencoba memadamkan api dengan alat pemadam kecil. Namun, api tidak bisa dipadamkan.

Karyawan kemudian meminta bantuan pihak kepolisian dan pemadam kebakaran (damkar) Kota Yogyakarta karena api makin membesar. Damkar pun menurunkan tiga mobil ke TKP.

“Api baru bisa dipadamkan sekitar setengah jam,” ujarnya.

Meski ludes, lanjut Boni, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kebakaran kali ini, baik karyawan maupun tamu. Sebab, kebakaran terjadi pada pagi hari saat belum banyak pengunjung.

“Pagi masih sepi belum ada pengunjung. Hanya kerugian materi, tapi belum dihitung,” ungkapnya.

Sementara, Rianto mengaku saat menyapu tiba-tiba listrik mati. Dia melihat kepulan asap di kamar karyawan lantai 3.

“Kami lalu coba memadamkan tapi api tambah besar sampai ke tangga,” jelasnya.

Untuk diketahui, Rumah Makan Raminten, merupakan salah satu destinasi wisata kuliner di Jogja yang konsep bangunan hingga menunya merupakan perpaduan antara gaya modern dan tradisional.

Restoran ini milik Hamzah Sulaeman, seniman sekaligus pengusaha Jogja yang mendirikan The House of Raminten, The Waroeng of Raminten, dan Raminten's Kitchen, serta memiliki pusat oleh-oleh Hamzah Batik.

Nama Raminten diambil Hamzah dari tokoh seorang wanita Jawa tua yang ia perankan dalam ketoprak komedi berjudul "Pengkolan".

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar