Surat Terbuka Ratu Keraton Agung Sejagat untuk Ganjar Pranowo

  Rabu, 15 Januari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Fanny Aminadia alias Dyah Gitarja (Facebook/ Fanny Aminadia)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Fanni Aminadia alias Dyah Gitarja "Ratu Keraton Agung Sejagat" di Purworejo menulis surat terbuka untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ia mengaku tak terima dituduh telah menyebarkan hoaks dan melakukan penipuan. Surat terbuka tersebut diunggah oleh Fanni melalui akun Instagram miliknya @fanniaminadia.

Sejak digiring oleh pihak kepolisian pada Selasa (14/1/2020) malam, Fanni mengaku tak diberikan kesempatan sedikitpun untuk memberikan klarifikasi.

"Saya kemarin berencana memposting surat terbuka untuk bapak, tapi tanpa diberi kesempatan klarifikasi, mediasi dan bahkan penangkapan kami terkesan eksklusif lengkap dengan media," kata Fanni dilansir dari Suara.com, Rabu (15/1/2020).

AYO BACA : Akun Resmi PSS Sleman Sindir Penunjukan Eduardo Perez Jadi Pelatih

Tak sampai disitu, ia justru mengklaim bila kasusnya telah diframing oleh media. Ia menuduh media yang telah menyebarkan berita hoaks.

"Saya yang dituduh menyebar berita hoaks, padahal yang menyebar media," kata Fanni.

surat-terbuka-ratu-fanni-aminadia
'Ratu' Fanni Aminadia buat surat terbuka untuk Ganjar Pranowo (Instagram/fanniaminadia)

Bahkan, hingga telah ditetapkan sebagai tersangka dan diminta untuk mengganti baju tahanan, Fanni mengaku tak bersalah. Ia merasa tidak melakukan tindak kejahatan apapun sehingga tak pantas untuk ditahan.

AYO BACA : Kemunculan Kerajaan Agung Sejagat Bermotif Penipuan

Fanni memohon kepada Ganjar Pranowo agar kasus yang sedang membelitnya tidak dipolitisasi. Ia berharap agar Ganjar bisa segera bertindak.

"Saya mohon bapak bisa mengimbau agar aparatur yang bertugas jangan dipolitisir kasus kami yang terlanjur viral untuk sekadar konferensi pers berhasil menangkap #ganjarpranowo #nurani #poldajateng," tulisnya.

Untuk diketahui, Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Totok Santosa Hadiningrat dan Fanni Aminadia, yang viral di media sosial beberapa waktu terakhir, ditangkap aparat Polda Jawa Tengah (Jateng), Selasa (14/1/2020) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Komisaris Besar Iskandar F Sutisna membenarkan penahanan itu.

"Malam ini ditahan dan akan dibawa ke Polda Jawa Tengah," katanya.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, penangkapan itu didasarkan atas keresahan masyarakat akibat kehadiran keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo itu.

Santoso dan Aminadia dijerat UU Nomor 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta pasal 378 KUHP tentang penipuan. Sejumlah barang bukti disita, termasuk dokumen yang diduga dipalsukan pelaku.

AYO BACA : 27 Warga Gunungkidul Positif Antraks

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar