Kisah Haru Bocah Kulon Progo Beri Kado untuk Sang Ibu

  Jumat, 08 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Kisah haru Bagus Wisnuaji asal Kulon Progo - (Twitter/@singgihsahara)

KULON PROGO, AYOYOGYA.COM -- Kisah seorang bocah SMP asal Kulon Progo, DI Yogyakarta tengah ramai diperbincangkan di media sosial karena mengharukan.

Dari foto unggahan @singgihsahara, Rabu (6/11/2019), cerita tersebut tampak dimuat dalam rubrik "Sungguh-Sungguh Terjadi" Harian Kedaulatan Rakyat.

Dari tulisannya, bocah bernama Bagus Wisnuaji itu menceritakan bahwa ibunya memiliki pekerjaan sampingan sebagai driver ojek online (ojol).

Ia pun merasa bahagia karena berkat sambilan sang ibu, uang jajannya bertambah menjadi Rp5 ribu setiap hari.

AYO BACA : 3 Kabupaten DIY Akan Kekeringan hingga Ratusan Hari ke Depan

Namun, di balik itu, ia juga merasa sedih ketika melihat kondisi tangan ibunya setelah menjadi driver ojol.

"Jari-jari tangan ibuku jadi hitam terkena sinar matahari," tulis Bagus.

Dirinya lantas berinisiatif untuk menyisihkan uang jajannya untuk membelikan ibunya hadiah.

Sepulang sekolah, Bagus membelikan dua pasang sarung tangan dengan warna favorit sang ibu: biru dan ungu.

AYO BACA : Merawat Islam dan Bangsa oleh Pahlawan Nasional dari DIY KH Kahar

Dua pasang sarung tangan itu lalu ia berikan kepada ibunya pada 7 September.

"Sarung tangan itu saya berikan kepada ibuku, sambil mengucapkan "Selamat ulang tahun," tutup Bagus, yang mencantumkan diri sebagai bocah kelas IX SMPN 1 Temon, Kulon Progo.

Setelah dibagikan ke Twitter, sikap puitis Bagus si bocah SMP asal Kulon Progo pada ibunya itu membuat banyak warganet tersentuh.

Bahkan, tak sampai 48 jam, cuitan @singgihsahara itu telah disukai lebih dari 13 ribu akun.

"Karena bagi sebagian orang (yang mungkin enggak punya akun Twitter) 5 ribu rupiah itu besar dan berharga banget," komentar @nanoka_vondhy.

"Perjuangan seorang ibu demi anaknya, dan bakti anak kepada ibunya (enggak soal value-nya berapa). Jadi inget ibu saya, dulu terlalu keras kerja fisik demi keluarga. Sekarang lututnya kena osteo-atritis. Demi keluarga, orang tua kita ternyata menjelma menjadi pejuang tangguh," ungkap @KurniawanRiyo.

AYO BACA : Keluarga Korban Klitih Sleman, Bingung Bayar RS hingga Ditolak BPJS

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar