Atasi Kekeringan di Gunungkidul, Global Wakaf-ACT Bangun Sumur Air Bersih

  Kamis, 07 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Pembangunan sumur wakaf oleh Wakaf Global - ACT di Gunungkidul, DIY, Kamis (7/11/2019) (Dok. ACT)

GUNUNGKIDUL, AYOYOGYA.COM -- Meski telah memasuki bulan November, akan tetapi intensitas hujan masih cukup rendah sehingga masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Apalagi, musim kemarau panjang pada tahun ini mengakibatkan kekeringan terus melanda di berbagai daerah, khususnya Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

AYO BACA : Brian Ferreira Pamit dari PSS Sleman: Semoga Berjodoh Lagi

Hal ini terjadi di Dusun Keringan Lor, Desa Bulurejo, Kecamatan Semin, Gunungkidul yang mengalami kesulitan air bersih sejak berbulan-bulan lalu. Sumur dangkal yang digunakan oleh warga bahkan sampai kering total.

"Ada disini satu sumur bor cuma airnya sering mampet, karena dipakai satu dusun, jadi airnya tidak cukup," jelas Suroto warga Dusun Keringan Lor, Kamis (7/11/2019).

AYO BACA : Teror Klitih di DIY, Polisi Amankan Sejumlah Anak Sekolah

Di penghujung kemarau ini Global Wakaf - ACT melalui program Sumur Wakaf tengah membangun sumur bor di Dusun Keringan Lor untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga. Pembangunan sumur bor telah dimulai sejak awal pekan ini, dengan target kedalaman 80 meter dan akan dimanfaatkan sebanyak 364 jiwa.

Selain sumur bor, Global Wakaf - ACT juga tengah membangun MCK serta tempat wudhu di musala At Taqwa agar nantinya Sumur Wakaf tidak hanya menyediakan akses untuk air bersih, tapi juga memfasilitasi warga untuk sanitasi, serta air keperluan untuk ibadah.

Kharis Pradana, penanggung jawab program Sumur Wakaf berharap, semoga sumur wakaf ini dapat dimanfaatkan masyarakat Dusun Keringan Lor, serta musala At Taqwa.

"Global Wakaf ACT akan terus membangun sumur wakaf diberbagai daerah yang rawan kekeringan, kita juga turut berterima kasih kepada Alumni PCPB 3 Bank Indonesia selaku pewakif, semoga dengan adanya sumur wakaf ini keberkahan dan kebermanfaatan akan terus mengalir," ujar Kharis.

 

AYO BACA : Kerap Banjir, Pemkab Gunungkidul Akan Relokasi Sekolah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar