Bali United Pincang, Peluang PSS Sleman Terbuka Lebar

  Rabu, 06 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Pemain PSS Sleman, Purwaka Yudi dibayangi pemain Arema Riky Kayame pada pertandingan perdana Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, Rabu (15/5). (Wihdan/Republika )

SLEMAN, AYOYOGYA.COM -- Elang Jawa julukan dari PSS Sleman tengah terluka setelah ditaklukan PSIS Semarang 3-0 pada Sabtu (2/11/2019) lalu.

Meski terluka, mereka ingin segera mengobati luka tersebut dalam laga kontra Bali United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (6/11/2019) hari ini.

Meski demikian, obat itu tak bisa dicapai dengan mudah. Pasalnya, tim lawan pada laga pekan ke-27 Shopee Liga 1 2019 ini merupakan pemuncak klasemen sementara dan kandidat kuat juara Liga 1 2019.

Menurut catatan, PSS Sleman sudah cukup nyaman di urutan kelima klasemen dengan poin 39 dan pintu bertahan di Liga 1 musim depan terbuka lebar. Praktis, misi PSS berikutnya adalah memperbaiki posisi sebaik mungkin di sisa musim ini.

Kekalahan dari PSIS dalam laga tandang rasa kandang, harus segera dilupakan. Menghadapi Bali United, PSS bakal kembali mendapatkan dukungan penuh dari publik sendiri. Anggota Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania diharapkan kembali membakar semangat Bagus Nirwanto dkk.

Tanpa Dua Pemain

AYO BACA : Pukat UGM: Bahaya, Jokowi Serba Tertutup Seleksi Dewas KPK

Hanya saja dua pemain andalan PSS masih belum bisa tampil dalam laga ini. Bek asal Spanyol, Alfonso De La Cruz masih dibelit cedera otot paha. Sementara pemain paling menonjol, yakni Brian Ferreira, justru harus mengakhiri musim ini lebih cepat karena cedera pada lambungnya.

Kendati demikian, tak ada pilihan lain bagi pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, selain mengeksplorasi kedalaman skuatnya. Seto akan melakukan rotasi pemain setelah melihat hasil mengecewakan saat melawan PSIS.

Seto tak lupa memuji kualitas Bali United, yang menjadi tim terdepan dalam merebut trofi Shopee Liga 1 2019. Tim berjulukan Serdadu Tridatu tersebut bertengger di puncak klasemen dengan poin 55, atau terpaut 16 angka dari PSS.

Kedalaman skuat Bali United diakui Seto sangat baik. Terutama penampilan beberapa bintang yang dimiliki Bali United, seperti Stefano Lilipaly sampai Ilija Spasojevic.

"Bali United adalah kandidat juara Liga 1 2019, dengan poinnya cukup jauh. Jadi, saya pikir besok pertandingan yang berat untuk kami, pertandingan yang tidak mudah," kata Seto Nurdiyantoro seperti dikutip dari Suara.com, saat konferensi pers, Selasa (5/11/2019).

"Akan menjadi pertandingan yang tidak mudah. Tapi, kami harus berusaha mendapatkan poin, entah satu atau tiga, demi memenuhi target yang diberikan manajemen," imbuhnya.

AYO BACA : 2 Pekan Operasi Zebra Gunungkidul: 3.000 Anak Sekolah Kena Tilang

Bali United Pincang

Melansir dari Bola.com, Rabu (6/11/2019), peluang PSS Sleman mendapat poin dari pertandingan ini tetap terbuka. Pasalnya, enam pemain Bali United harus menepi karena problem cedera maupun terkena akumulasi kartu.

Willian Pacheco dan Haudi Abdillah cedera, sedangkan Brwa Nouri, hingga Paulo Sergio menghadapi hukuman akumulasi kartu kuning.

Meski begitu, pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, tidak khawatir dengan krisis pemain pilar di tim asuhannya lantaran masih banyak pilihan untuk pemain yang absen.

Ada Ricky Fajrin, Leonard Tupamahu, hingga Gunawan Dwi Cahyo untuk barisan pertahanan.

Bali United juga datang dengan modal kurang apik setelah ditahan 1-1 oleh Persela Lamongan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, pada laga pekan ke-26, 31 Oktober 2019.

"Hasil yang kurang bagus saat melawan Persela menjadi pelajaran untuk menghadapi PSS yang sedang bagus, meski baru saja kalah. Bali United juga harus bekerja keras untuk meraih poin di Sleman," kata Teco.

AYO BACA : Diduetkan dengan Didit di Pilkada Solo, Gibran: Kita Akan Berkolaborasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar