2 Pekan Operasi Zebra Gunungkidul: 3.000 Anak Sekolah Kena Tilang

  Rabu, 06 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi foto anak sekolah ditilang polisi (Facebook/Suara)

GUNUNGKIDUL, AYOYOGYA.COM -- Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Tri Nuviyan menyebutkan selama dua pekan Operasi Zebra Progo 2019 di wilayahnya, polisi telah menindak 6.589 pelanggar lalulintas.

Adapun 50 persen dari pelanggar tersebut didominasi oleh anak sekolah.

Ia mengungkapkan pelanggaran yang sering dijumpai dilakukan oleh anak-anak sekolah di antaranya tidak memiliki SIM, tidak ada kelengkapan seperti spion, knalpot standar, hingga modikiasi kendaraan yang jauh dari standar.

"Anak-anak sekolah ini trennya (pelanggaran) meningkat, selama operasi Progo ini tidak kurang dari 50 persen pelanggar dari kalangan anak sekolah," kata Anang kepada wartawan, Rabu (6/11/2019).

AYO BACA : Pukat UGM: Bahaya, Jokowi Serba Tertutup Seleksi Dewas KPK

Anang tak menampik jika tingkat pelanggaran anak-anak sekolah meningkat karena faktor pertumbuhan kendaraan yang tiap tahun mengalami peningkatan. Disusul, jalan-jalan baru terus bertambah banyak.

Menurutnya, faktor peranan orang tua sangat penting guna menurunkan angka pelanggar dari anak-anak sekolah. Ia menuturkan orang tua lah yang memiliki banyak waktu bersama anak-anak, bisa menghimbau dan menasehati agar tidak mengendarai kendaraan jika belum memiliki SIM.

"Komunikasi dan himbauan orang tua kepada anak-anaknya sangat kami harapkan agar jumlah pelanggar anak-anak sekolah bisa menurun," ujarnya.

Ia berharap dengan peran aktif orang tua dalam menghimbau anak-anaknya, maka keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, dalam berlalulintas (Kamseltibcarlantas) bisa tercapai di Gunungkidul.

AYO BACA : Diduetkan dengan Didit di Pilkada Solo, Gibran: Kita Akan Berkolaborasi

Salah seorang anak sekolah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, dirinya nekat mengendarai kendaraan motor menuju sekolah karena berbagai alasan. Ia mengungkapkan kedua orang tuanya memiliki kesibukan tersendiri sehingga ia nekad membawa kendaraan ke sekolah.

"Pergi ke sekolah sendiri aja mas, kan orang tua ada kerjaan juga," ujarnya.

Ia mengaku salah setiap saat ke sekolah menggunakan kendaraan tanpa mengantongi SIM terlebih dahulu. Namun, karena jarak nya terbilang cukup jauh ketika harus berjalan kaki, maka ia rela berangkat menggunakan sepeda motor.

Target operasi Zebra Progo 2019 ini menyasar wilayah yang sering didominasi terjadinya pelanggaran seperti Jalan Wonosari, Hutan Raya Bunder, Wukirsari, Selang hingga Alun-alun.

Tak hanya anak sekolah, Polres Gunungkidul juga menyasar para pelanggar lainnya seperti pengendara yang tidak menggunakan helm standar, melawan arus, hingga kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara.

AYO BACA : Kekeringan, Warga Gunungkidul Harus Jalan 1,5 Km untuk Air Bersih

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar