Menjelajahi Candi Prambanan

  Sabtu, 15 Juni 2019   Adi Ginanjar Maulana
Sunset di Candi Prambanan

Candi Prambanan salah satu tempat wisata yang bagi sebagian orang sangat cocok untuk melihat matahari terbenam, menjadi pilihan destinasiku ketika berlibur ke Kota Istimewa Yogyakarta. 

Aku berangkat setelah selesai mengunjungi Puncak Becici yang memiliki rute searah dengan Candi Prambanan. 

Melewati jalan berkelok, sawah yang luas, pohon-pohon besar, membuat perjalanan terasa teduh saat itu. Meski cuaca terik, semangatku tetap tidak turun untuk sampai ke sana. Sepertinya cuaca yang mendukung membuat hampir semua tempat wisata yang ku kunjungi dipenuhi orang, termasuk Candi Prambanan.

Ketika memasuki area parkir, tak jarang ku lihat kendaraan ronda empat dengan nomor polisi diawali huruf B. Sebuah tanda yang menjelaskan mobil tersebut berasal dari DKI Jakarta. Begitu juga kendaraan yang ku pakai menuju Daerah Istimewa Yogyakarta ini. 

"Sepertinya keindahan Yogyakarta menarik banyak perhatian warga ibukota," kataku dalam hati. Di dalam Candi Prambanan, aku sudah bisa menikmati tiga candi utama mulai dari candi brahma, candi wishnu, hingga candi paling besar ialah candi siwa.

Tiga candi tersebut tentu memiliki keunikan masing-masing. Mereka mempunyai patung menyerupai dewa di setiap candinya. Salah satu yang menarik perhatianku adalah candi siwa. 

Di dalamnya terdapat patung dewa Agasatya, dewa Ganesha, dan dewi Durga yang ternyata merupakan wujud dari Roro Jonggrang. "Akhirnya aku mengetahui bagaimana rupa seorang Roro Jonggrang," kataku lagi dalam hati. 

Tak kalah seru, saat sore menjelang malam aku melihat mulai muncul tanda hal yang kutunggu. Senangnya hati karena sunset terlihat dengan jelas dari atas, tepatnya di area letak candi-candi. 

Sore hari di Candi Prambanan benar-benar waktu yang pas. Untungnya, tak hadir cuaca buruk yang menggagalkan targetku melihat sunset di sini. Ditemani keluarga besar, kamera, dan pengunjung lainnya, membuat pengalaman melihat sunset ini begitu seru. 

Semua turut mengabadikan keindahannya. Begitu juga aku. Sungguh indah alam yang diberikan Tuhan, salah satunya adalah sunset di Candi Prambanan.

Deslita Krissanta Sibuea

Mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta jurusan Penerbitan/Jurnalistik

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar