Yamaha Lexi

5 Siasat Atur Pengeluaran Agar Tak Habis di Tengah Bulan

  Rabu, 12 Juni 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi

SLEMAN, AYOYOGYA.COM--Sering merasa bingung karena gaji kerap habis tak bersisa, tapi tak jelas dibelanjakan kemana? Bila jawabannya ya, Anda bisa jadi termasuk salah seorang yang perlu mulai membiasakan diri mengatur pengeluaran. Tak harus dengan cara yang rumit , lima langkah sederhana sebagaimana yang dilansir dari The Financial Diet, Rabu (12/6/2019) dapat dijadikan langkah awal dalam melakukannya:

1. Buatlah rencana pengeluaran

Agar dapat lebih mengontrol pengeluaran Anda setiap bulannya, buatlah rencana daftar pengeluaran yang Anda butuhkan. Hal ini dapat membuat Anda lebih sadar dalam membelanjakan uang alih-alih merasa pendapatan Anda habis begitu saja. Daftar pengeluaran ini harus mencakup kebutuhan yang pasti Anda keluarkan seperti uang sewa kost atau kontrakan dan tagihan lainnya, serta pengeluaran sewaktu-waktu seperti baju dan perawatan wajah, misalnya.

The Financial Diet menyarankan Anda merancang rencana pengeluaran untuk jangka waktu satu tahun, dan tentukan tujuan keuangan Anda dalam satu tahun ke depan tersebut. Hal ini akan membantu Anda mengerem pengeluaran yang tidak sejalan dengan ketercapaian tujuan finansial Anda dalam satu tahun yang telah direncanakan.

2. Tulis daftar kebutuhan dan keinginan

Menulis daftar keinginan dan kebutuhan Anda ke dalam sebuah catatan (bisa digital atau tertulis) bisa menunda urgensi Anda untuk membelanjakan uang ke dalam hal-hal tersebut secara spontan. Setiap muncul dorongan untuk membeli sesuatu di luar daftar belanja Anda, tahan dan tuliskan keinginan tersebut dalam catatan.

Ketika telah tersusun menjadi sebuah daftar, berikutnya Anda dapat memasukkan hal-hal yang Anda ingnkan dan butuhkan tersebut ke dalam daftar belanja Anda untuk menghindari over-budget.

3. Tahan selama 15-30 hari

Apabila telah memiliki daftar kebutuhan dan keinginan tersebut, pendam selama 15 sampai 30 hari sebelum Anda memutuskan untuk membelinya atau tidak. Kebanyakan orang tidak lagi menginginkan hal yang sama setelah menahan impulsnya. Namun, ketika telah melewati masa tersebut dan Anda tetap merasa membutuhkannya, maka aturlah budget untuk membeli hal tersebut.

4. Luangkan waktu satu bulan tanpa belanja

Salah satu kebiasaan buruk dalam mengatur keuangan adalah membeli suatu hal yang tidak tertera dalam daftar belanja Anda. Acapkali Anda membeli sesuatu secara spontan, seperti mengiyakan ajakan ngopi dengan teman, atau membeli barang di supermarket hanya karena takut sewaktu-waktu dibutuhkan.

Padahal, pengeluaran-pengeluaran tersebut secara tidak disadari dapat membuat pengeluaran Anda membengkak. Untuk menyiasati kebiasaan tersebut, Anda dapat melakukan 'detoks' pengeluaran dengan melakukan satu bulan tanpa belanja. Dengan berkomitmen melakukan ini, Anda bukan saja dapat melatih diri menahan impuls untuk membeli sesuatu secara spontan tanpa pikir panjang, tapi juga kemungkinan menyadari bahwa Anda masih dapat bertahan hidup dengan baik-baik saja tanpa mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang yang Anda pikir Anda butuhkan--padahal tidak.

5. Pikirkan hal yang benar-benar diinginkan dalam hidup

Salah satu cara terampuh untuk memangkas pengeluaran dengan berhenti membeli barang-barang yang tidak Anda butuhkan adalah dengan benar-benar memikirkan hidup seperti apa yang ideal dan ingin Anda jalani. Lakukanlah pengecekan hal ini secara berkala pada diri Anda sendiri. Dengan demikian, Anda akan memiliki batasan untuk tidak lagi membeli sesuatu yang tidak membawa Anda lebih dekat dengan tujuan Anda tersebut.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar