Yamaha NMax

Rex Orange Country, Musisi Muda Generasi Z

  Rabu, 31 Oktober 2018   Rizma Riyandi
Rex Orange Country (https://www.readdork.com)

Trend musik berkembang setiap tahunnya. Perkembangan ini tidak akan lepas dari selera musik muda–mudi disetiap generasi. Legenda-legenda  musik seperti The Beatles, Michael Jackson, Elvis Presley masih menginspirasi banyak orang di dunia.

Meskipun kini, banyak bermunculan genre-genre musik yang sangat modern. Bukan berarti penggemar musik  melupakan begitu saja lagu–lagu yang dulu menemani mereka ketika remaja. Khususnya para Gen Z yang pada masanya penggunaan teknologi mulai berkembang.

Banyak pencampuran genre–genre musik di tahun 80’ atau 90’ yang digabungkan dengan gaya musik modern Generasi Z. Dengan sentuhannya yang simple dan klasik. Perkembangan musik inilah yang melahirkan musisi muda Rex Orange County dengan lagu-lagunya yang easy listening.

Remaja yang lahir tahun 1998 di Inggris ini, mulai menunjukkan bakatnya diumur 16 tahun saat ia menempuh pendidikan di BRIT School. Tertarik dengan dunia musik, Alexander O’Connor atau akrab dipanggil Rex adalah salah satu dari empat anggota perkusi disekolahnya. Sejak saat itulah ia mulai bermain – main dengan alat perkusi, hingga bisa menghasilkan lagu pertamanya yang berjudul Bcos U Will Never B Free yang dirilisnya sendiri tahun 2016 di SounCloud.

Rex adalah seorang musisi Multi Instrumen, dengan memadukan drum, gitar, piano dan suaranya, ia dapat melahirkan genre musik miliknya yang sangat khas. Alunan piano yang ringan menopang vokal yang menghipnoptis pendengarnya. Lagu-lagunya mudah diingat dan memiliki nada yang addicted.

Mengusung genre indie-pop, neo-soul, dan alternative hip hop, sangat pas di indra penikmat Gen Z yang modern dan simple.

Studio Album keduanya ditahun 2017 Apricot Princess membuat Rex makin eksis dijagad musik, khususnya musik Underground. Terinspirasi dari kisah cintanya dengan kekasih, Thea. Rex dapat menghasilkan lagu – lagu berkualitas yang cocok di telinga penikmat musik manapun.

Nabila Fadhilah

Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik UIN Bandung

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar