Batik Giriloyo Makin Moncer di Pasar Nasional

  Senin, 10 September 2018   Rizma Riyandi
Batik Giriloyo Bantul

BANTUL, AYOYOGYA.COM -- Kerajinan batik asal Dusun Giriloyo, Desa Wukirsari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai diminati banyak kalangan. Bahkan saat ini produk lokal tersebut telah dipasarkan ke Jakarta dan beberapa kota lain di Indonesia.

"Kami sudah punya beberapa relasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan luar Jawa," kata Ketua II Paguyuban Batik kampung Giriloyo, Desa Wukirsari Nur Ahmadi, Senin (10/9).

Menurutnya, relasi tersebut berasal dari berbagai kalangan. Di antaranya ada yang merupakan kolektor batik, pecinta batik, dan konsumen yang memesan produk khusus untuk hajatan pernikahan.

"Jadi selain bergabung dalam showroom ini mereka (pembatik) juga sudah mempunyai langanan-langganan juragan di Yogyakarta dan luar daerah, kadang kain batiknya diambil putihan untuk diwarna sendiri," ujar Ahmadi.

Ia mengatakan, produk batik Giriloyo dibuat secara tradisional dengan teknik batik tulis bermotif klasik.

"Kalau dari luar Jawa itu karena ada darah Mataram, jadi mereka ingin cari warna atau motif khusus klasik Jogja atau Mataram. Memang kebanyakan di Giriloyo motif klasik Jogja Mataram, karena ada sejarah dari batik itu," katanya.

Ia mengatakan, saat ini di Dusun Giriloyo terdapat ratusan pembatik yang tergabung dalam 12 kelompok pengrajin batik. Semua kelompok telah bergabung dalam paguyuban batik dan mempunyai showroom di kawasan Kampung batik.

Adapun setiap kelompok memiliki anggota sebanyak 30 orang. Mereka melakukan proses membatik di rumah produksi masing-masing.

"Kalau satu tahun pendapatan dari showroom bersama sekitar Rp 800 juta sampai Rp 900 juta. Tapi kalau masing-masing showroom sekitar Rp 20 sampai Rp30 juta," kata Nur Ahmadi.

Sementara itu, kapasitas produksi di Giriloyo saat ini masih terbatas. Pengrajin di sana bisa memproduksi minimal 10 lembar batik tulis per bulan. Keterbatasan ini terjadi karena proses pembuatan batik tulis membutuhkan waktu yang cukup waktu lama.

 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar